Pelantikan Pengurus OSIS & Dewan Galang

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Pelantikan Pengurus OSIS & Dewan Galang

Senin (05/04) salah satu agenda rutin tahunan berlangsung di MTsN 1 Trenggalek. Acara rutinan dimaksud adalah pelantikan pengurus OSIS dan Dewan Galang. Berhubung dalam suasana pandemi, pengukuhan kepengurusan ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Semua siswa yang terlibat dalam pelantikan tetap menggunakan masker dan sebagian di antaranya melengkapi diri dengan faceshild.

Dikemas dalam bentuk apel, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran dewan guru dan karyawan TU beserta seluruh pengurus OSIS dan Dega, periode lama dan periode baru (2020/2021). Bertindak sebagai pemimpin apel, Teguh Wahyu (kelas 9G) dan pembina apel adalah bapak Drs. Widodo Setyadi, selaku kepala madrasah.

Dalam sambutannya, kamad menyatakan terima kasih atas dedikasi yang telah diwujudkan oleh OSIS dan DEGA periode 2019/2020. Ungkapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada pengurus Dewan Galang. Oleh karena, kegiatan kepramukaan di dalam masa pandemi tidak mengalami pengurangan. Hanya saja, format kegiatannya saja yang disesuaikan. Di bawah bimbingan Mansur Hidayat, M.PdI, dan Iswati, M.PdI serta dalam pantauan langsung oleh Mahsun Ismail, MM, selaku ketua komite yang juga ketua harian di kwarcab Trenggalek, beberapa prestasi kepramukaan berhasil diraih dalam periode ini.

Selanjutnya, kepada pengurus yang baru, baik OSIS maupun Dega, Kamad berpesan untuk meningkatkan kebersamaan dan koordinasi baik secara internal maupun eksternal. Sehingga diharapkan di masa mendatang, akan semakin meningkatkan capaian prestasi, dan pada gilirannya popularitas madrasah semakin meluas.

Kesan pesan dari sang mantan

Kepengurusan organisasi siswa di tahun pelajaran 2019/2020 tentu sangat terpengaruh oleh situasi pandemi. Ibarat siswa melakukan study tour, ada sebagian tujuan yang pada akhirnya tidak dikunjungi. Oleh karenanya, guna melengkapi ulasan berita ini, diakhiri dengan kesan dan pesan dari dua orang siswa. Keduanya adalah ketua OSIS dan Dega (diwakili yang Putri) pada periode tersebut.

Ayu Sabrina (kelas 9K; jabatan : Ketua OSIS)

1.Kesan saya menjadi ketua osis di masa pandemi tentunya sangat  sedih sekali karena semua kegiatan harus dibatasi dan banyak kegiatan yang tidak terlaksana. Banyak sekali acara yang saya rencanakan ketika saya menjadi ketua OSIS, namun semua itu harus kandas karena wabah covid-19 yang melanda. Keselamatan dan kesehatan siswa siswi harus diutamakan. Di sisi lain, dalam masa pandemi ini kita dapat belajar arti menghargai waktu. Karena semua dapat berubah demi menyesuaikan situasi dan kondisi. Jadi ketika kita diberikan kesempatan untuk berkarya, maka lakukanlah sekarang juga sebelum kesempatan itu hilang.

Harapan saya untuk OSIS ke depannya, semoga OSIS lebih kreatif dan inovatif, sehingga mampu menemukan solusi untuk tetap membuat madrasah hebat madrasah bermartabat walau dalam kondisi apapun.

 

Pesan saya untuk Nadia Rahma Safrila kelas 8D selaku ketua OSIS masa bakti 2020/2021; janganlah takut untuk membuat suatu karya yang berbeda dari sebelumnya. Janganlah takut untuk terus mencoba walau mengalami kegagalan. Karena pengalaman adalah suatu hal yang sangat berharga untuk mencapai kesuksesan yang luar biasa.

 

Ratri (Kelas 9C, jabatan: ketua Dega Putri)

Kesan saya sebagai ketua Dewan Galang senang, karena pelantikan bisa berjalan dengan lancar meskipun di masa pandemi seperti sekarang ini. Teman-teman semua bisa mengoordir kegiatan dengan baik, manajemen waktu yang bijak dan rasa tanggung jawab yang besar.

Pesan saya untuk ketua Dewan Galang yang sekarang, jadilah pribadi yang lebih bertanggung jawab lagi dalam mengelola organisasi. Jadikan kesalahan yang dulu sebagai pembelajaran, sehingga menjadi lebih baik di masa berikutnya. Rajut komunikasi baik itu dengan pembina, alumni, teman-teman serta adik-adik penggalang yang lain baik dalam Dega maupun di luar Dega. Pintarlah me-manage waktu dengan bijak karena setiap detiknya sangat berharga untuk digunakan. Berambisi untuk jadi juara boleh, asalkan kejuaraan itu diraih dengan kejujuran dan solidaritas yang tinggi. Doa saya semoga Walang Apraga menjadi lebih baik ke depannya bisa membawa nama baik madrasah dan bisa menjadi contoh yang baik bagi orang/pihak lain.

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar