IMG-20200809-WA0010 (1)

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Sejarah Singkat MTsN 1 Trenggalek

Madrasah tsanawiyah adalah sekolah lanjutan tingkat pertama yang berciri khas agama Islam yang menyelenggarakan program tiga tahun setelah madrasah Ibtidaiyah atau sekolah dasar. Sedangkan madrasah tsanawiyah negeri adalah madrasah tsanawiyah yang diselenggarakan oleh Pemerintah (Keputusan Menteri Agama RI nomor 369 tahun 1993).

Di kabupaten Trenggalek terdapat 5 (lima) MTs Negeri, yaitu MTsN 1 Trenggalek, MTsN Kampak (atau MTsN 2) berada di Kecamatan Kampak, MTsN 3 Trenggalek, berada di kecamatan Munjungan, MTsN 4 berada di kecamatan Watulimo, dan MTsN 5 berada di kecamatan Watulimo.
Sedangkan MTsN  yang berada di wilayah kota (Kecamatan Trenggalek) saat ini dikenal dengan sebutan MTsN 1 Trenggalek. Sebelum perubahan nama tersebut, madrasah itu lebih dikenal dengan sebutan MTsN Model Trenggalek.

MTsN 1 Trenggalek berlokasi di wilayah kecamatan Trenggalek bagian selatan, + 2 km dari pusat kota, tepatnya berada di desa Karangsoko, bersebelahan langsung dengan Taman Makam Pahlawan (TMP) kabupaten Trenggalek. Menurut data historis, MTsN Trenggalek merupakan perubahan dari PGAN 4 tahun yang berdiri tahuan 1966 dengan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia nomor 23 tahun 1966  tanggap 30 April 1966.

Awal berdirinya PGAN 4 tahun tersebut selain dari program pemerintah melalui Departemen Agama, juga tidak lepas  dari usaha dan perjuangan para sesepuh  dan tokoh masyarakat saat itu, yakni :

  1. Bapak Muh Sungeb : Kepala Kantor pengairan kabupaten Trenggalek
  2. Bapak KH Nawawi: kaur kesra  kelurahan Kelutan kec./kab Trenggalek
  3. Bapak Sakiyo : perangkat desa kelurahan Ngantru kec.kab Trenggalek
  4. Bapak Dahlan: pegawai kantor penerangan kabupaten Trenggalek
  5. Bapak H. Basiran: pegawai KUA kabupaten Trenggalek

PERIODESASI KEPEMIMPINAN MTSN 1 TRENGGALEK

Semenjak berdirinya di tahun 1966 sampai dengan tahun 2021, pejabat yang mendapat tugas sebagai Kepala Madrasah sudah mengalami pergantian sebanyak  11 (sebelas) kali dengan uraian sebagai berikut:

Periode pertama (1966-1971) Choirul Anam, BA

Pada periode ini kegiatan belajar mengajar masih ndompleng/numpang tempat dan pindah-pindah. Mulai dari menempati /pinjam Gedung SMA Negeri 1 Trenggalek (masuk sore), di gedung MINU (Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama) yang sekarang disebut Gedung NU, juga di rumah (Bpk. Cokrosaidi dan sekitarnya) di kelurahan Surodakan sebelah barat buk tumpang. Kemudian pada tahun 1967 dapat membeli tanah di lokasi madrasah yang sekarang, tetapi kegiatan belajar mengajar sebagian masih mondok di rumah penduduk (kaur kesra/modin dusun Jarakan), sedangkan sebagian yang lain menggunakan beberapa ruang kelas berdinding bamboo (gedeg ; red).

Walaupun kondisi sarana prasarana saat itu masih sangat terbatas, alhamdulillah prestasi siswanya baik di bidang akademik maupun non akademik boleh dibanggakan, karena setiap ada even tingkat kabupaten selalu dapat mengalahkan SMPN 1 Trenggalek.

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar