HSN 2019

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

SEMARAK HSN 2019

Seperti pada tahun sebelumnya, bertepatan dengan tanggal 22 Oktober yang pada tahun ini jatuh pada hari Selasa, MTsN 1 Trenggalek menyelenggarakan peringatan Hari Santri Nasional (HSN 2019). Untuk menandai peringatan tersebut, seluruh warga madrasah mengenakan pakaian non seragam resmi, yakni berupa baju koko putih dan sarung untuk laki-laki, dan busana muslimah putih-putih untuk kaum perempuan.

Dikemas dalam bentuk acara sederhana, peringatan HSN kali ini diawali dengan apel di lapangan utama madrasah. Bertindak sebagai pemimpin apel, ketua OSIS (Alfian Zaky / 9E), pembina apel, Drs. H. Agung Wiyoto, M.MPd, dan pembaca doa, Drs. Sucipto. Dalam sambutannya, kepala madrasah banyak menceritakan keberadaan kaum santri dalam masa-masa perjuangan. Ketokohan bung Tomo juga tercakup di dalamnnya. Di sela-sela amanat yang disampaikan, bapak kepala madrasah memekikkan kalimat pengobar nasionalisme “NKRI HARGA MATI”.

            Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pawai ta’aruf. Pawai Ta’aruf ini dilaksanakan dengan berjalan kaki menyusuri sebagian kecil jalan protocol kemudian dilanjutkan ke daerah perkampungan. Rute perjalanan pawai taaruf disengaja melewati kantor Kemenag Trenggalek dan MAN Trenggalek. Saat melewati kedua lokasi tersebut, iring-iringan pawai ta’aruf mendapatkan support dari segenap warga kantor Kemenag yang menyempatkan diri menyalami rombongan dari MTsN 1 Trenggalek. Sesampainya kembali di madrasah, seluruh siswa masuk ke kelasnya masing-masing. Sesuai dengan rencana kegiatan yang sudah ditetapkan, guru bersama siswa perwaliannya melaksanakan kegiatan syukuran di kelasnya masing-masing. Beberapa guru berinovasi dalam kegiatan syukuran tersebut. Ada yang kompak makan menggunakan alas daun pisang, ada yang makan dengan menu yang seragam, ada pula yang mengadakan tukar menukar jatah makan antar sesame penghuni kelas.

“Peringatan Hari Santri ini benar benar membuat saya terkesan,” ucap salah satu siswi bernama Cantika dari kelas 7L ketika diwawancarai. Kegiatan ini memberikan kesan tersendiri kepada siswa siswi madrasah maupun Bapak Ibu Guru beserta Staf Karyawannya. Seluruh kegiatan ini, diakhiri dengan doa bersama yang dilakukan di kelas masing-masing.

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar