Menumbuhkan Jiwa Pemimpin: MTsN 1 Trenggalek Adakan LDK OSIM dan MPK 2025

MTsN 1 Trenggalek mengadakan pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Peserta pelatihan terdiri dari anggota OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah) dan anggota MPK (Majelis Permusyawarahan Kelas). Acara ini diselenggarakan dua hari mulai tanggal 7 November 2025 sampai 8 November 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, Bapak Drs. Jamaluddin Malik, M.A. beserta wakilnya serta Kepala Tata Usaha, Bapak Agus Setianto, S.E. dan bapak ibu pembina.

Acara ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setelah pelantikan organisasi serentak yang dilantik oleh Kepala Madrasah. Latihan Dasar ini diselenggarakan sebagai bentuk estafet kepemimpinan organisasi siswa yang ada di Madrasah. Tanpa kepemimpinan yang mumpuni, generasi selanjutnya berpotensi lemah dan gagap akan kepemimpinan.

Kepala Madrasah menyampaikan bahwa penciptaan manusia di bumi adalah sebagai khalifah (pemimpin). Sebagai khalifah, seyogyanya manusia bisa menjaga dan merawat segala sesuatu yang Allah Swt titipkan termasuk Madrasah yang didalamnya terdapat berbagai macam kegiatan akademik maupun non akademik. Madrasah bertujuan untuk mencetak generasi islami yang unggul dalam berbagai bidang termasuk organisasi. Organisasi yang sukses, akan melahirkan insan insan khalifah yang disukai Allah swt.

Selain menjadi teladan yang baik (uswah hasannah), pemimpin yang baik diharapkan memenuhi empat kriteria yaitu shiddiq, amanah, tabligh dan fatonah. Shiddiq dalam artian jujur. Pemimpin yang jujur akan disegani anak buah. Shiddiq merupakan kunci kredibilitas seseorang. Jika tidak mempunyai sifat shiddiq, maka seseorang dikatakan tidak kredibel. Kedua, Amanah. Pemimpin yang baik harus mempunyai sifat dapat dipercaya. Dipercaya akan amanah yang telah diberikan. Dipercaya memegang teguh amanah dari seseorang. Hal ini menjadi landasan penting akan kepercayaan seseorang. Ketiga, Tabligh. Pemimpin harus menyampaikan kebenaran walaupun pahit. Kebenaran harus disampaikan seperti dalam hadits قُلِ اَلْحَقَّ, وَلَوْ كَانَ مُرًّا .Terakhir yaitu Fatonah. Kenapa Fatonah diletakkan pada urutan akhir? Karena cerdas akan meng-cover Shiddiq, Amanah, dan Tabligh.