
Menjelang peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2025, para siswa MTsN 1 Trenggalek menunjukkan kepedulian dan rasa hormat kepada para pejuang bangsa dengan menggelar kegiatan kerja bakti di Taman Makam Pahlawan (TMP) Trenggalek pada Sabtu (8/11). Kegiatan ini melibatkan anggota Dega (Dewan Galang) dan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) bersama para pembina, serta didukung oleh elemen masyarakat dan anggota TNI yang turut serta menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong.
Sejak pagi, para peserta sudah berkumpul di area TMP dengan membawa peralatan kebersihan. Mereka membersihkan rumput liar, menyapu dedaunan kering, serta menggosok lumut yang menempel di sekitar makam dan tugu peringatan. Suasana kerja bakti berlangsung penuh semangat dan kekompakan. Para siswa saling bahu-membahu dalam menjaga kebersihan lingkungan makam para pahlawan, sembari belajar menghargai perjuangan mereka yang telah gugur demi kemerdekaan bangsa.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi kebersihan, tetapi juga merupakan bentuk nyata penghormatan terhadap jasa para pahlawan. Melalui kegiatan tersebut, siswa MTsN 1 Trenggalek diharapkan dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, menghargai sejarah perjuangan bangsa, dan meneladani semangat juang para pendahulu. Selain itu, kerja bakti ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter, menanamkan nilai kepedulian sosial, serta mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan tempat bersejarah.
Menurut salah satu pembina, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap menjelang Hari Pahlawan. Tujuannya adalah untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada peserta didik agar tidak melupakan jasa para pahlawan. Dengan berpartisipasi langsung dalam menjaga kebersihan TMP, siswa diharapkan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekaligus memahami arti perjuangan dan pengorbanan.
Melalui kerja bakti di Taman Makam Pahlawan ini, MTsN 1 Trenggalek ingin menegaskan bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya diwujudkan melalui upacara atau peringatan, tetapi juga lewat tindakan nyata yang sederhana namun bermakna. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda madrasah siap melanjutkan nilai-nilai perjuangan dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan cinta tanah air.